Sunday, September 19, 2010
SKB - ANALISA SIKAP DAN PERILAKU KONSUMEN
1. Pendahuluan
Produk yang dibahas dalam tugas ini adalah produk yang dikeluarkan oleh BRI (Bank Rakyat Indonesia) berupa Tabungan Britama. Tabungan yang dianalisa adalah Tabungan Britama Junio. Sebagai upaya perbankan untuk selalu dapat memenuhi kebutuhan pasar bahkan menciptakan kebutuhan pasar baru, sehingga bank dituntut harus selalu jeli dalam melihat pasar dan kreatif dalam mengembangkan dan memasarkan produk dan jasanya.
Demikian pula yang saat ini dilakukan oleh BRI, dengan semangat “ melayani nasabah dengan setulus hati”, Bank BRI tidak hanya sekedar mempertahankan pangsa pasar yang sudah ada (customer retention) tetapi juga upaya memperluas pasar hingga ke segmen usia muda.
2. Deskripsi Produk
BRI (Bank Rakyat Indonesia) mengembangkan produk perbankannya melalui Tabungan BRI Britama untuk segmentasi anak sekolah mulai TK hingga SMA, yang diberi nama JUNIO. Produk ini diluncurkan pada 24 Mei 2009 di Atrium Cilandak Town Square Jakarta.
Setiap pemegang rekening tabungan BRI Britama JUNIO akan mendapatkan buku tabungan dan Kartu ATM/Debit limited edition bergambar karakter kartun internasional seperti Superman, Tom&Jerry, ataupun Tweety.
3. Analisa Produk
3.1 Variabel Keyakinan Membeli
Desain Buku Tabungan dan Kartu ATM
Desain yang ditawarkan oleh BRI adalah bergambar tokoh kartun yang disukai anak – anak.
a. Tom & Jerry
b. Tweety
c. Superman
Dari desain di atas sudah jelas sekali bahwa segmentasi anak – anak yang mempunyai tokoh kegemaran kartun.
Ada beberapa survey yang mendukung terkait tokoh kartun yang dipilih sebagai desain :
- Survey oleh yahoo.com, kaskus network di indonesia tahun 2009 secara kuesioner online memberi ranking ketiga untuk tokoh kartun Tom & Jerry. [Survey 10 tokoh kartun favorit ]
- Survey oleh Stasiun Televisi Channel Boomerang terhadap sejumlah orang dewasa di Inggris pada tahun 2000. Orang-orang tersebut diminta menuliskan kartun yang paling disukai sewaktu masih anak-anak. Dan hasilnya, Tom & Jerry keluar sebagai kartun terfavorit. Film kartun ini mampu mengalahkan film kartun lain seperti Popeye, Fred Flintstone dan Bugs Bunny. Sementara Scooby Doo dengan tokoh-tokohnya Velma, Shaggy, Fred dan Daphne menduduki peringkat ke dua dari survei tersebut.
Untuk tokoh kartun Superman merupakan salah satu tokoh yang sangat dikenal di seluruh dunia dan bahkan masih menjadi tokoh yang diidolakan dari anak – anak hingga orang dewasa.
Bentuk Kartu ATM yang lebih tipis dan asimetris
Kemudahan untuk digenggam, terutama untuk anak – anak merupakan satu hal yang menjadi perhatian BRI sebagai pihak yang mengeluarkan produk Britama Junio. Ujung dari kartu ATM yang lebih asimetris atau tidak terlalu menyiku, mengurangi risiko untuk cidera bagi anak. Anak juga lebih mudah untuk melakukan akses ke mesin ATM dikarenakan kartu ATM mereka mudah digenggam.
Warna Buku Tabungan
Warna buku tabungan untuk Bri Junio diseragamkan dengan kartu ATM yang diberikan berupa tokoh kartun. Dengan latar belakang biru dan warna terang untuk tokoh kartun merupakan daya tarik tersendiri untuk menjadi pilihan konsumen.
Kemasan Buku Tabungan
Kemasan menggunakan plastik covering yang lebih melindungi buku dan bersifat tahan lama, buku tabungan tidak mudah rusak dan tahan air.
Fitur / Fasilitas Tabungan
Program ini dapat dikategorikan sebagai tabungan murah dengan diberikan berbagai ketentuan dan fasiltas secara GRATIS seperti biaya administrasi bulanan , fasilitas asuransi personal accident dengan minimal saldo Rp. 500 ribu. Selain fasilitas tersebut, penabung Junio juga akan mendapatkan fasilitas untuk menggunakan electronic channel BRI seperti :
- Ribuan jaringan ATM BRI dan ATM lain yang tersebar secara nasional (ATM Bersama, ATM Link, dan ATM Prima),
- SMS Banking BRI, Kiosk Banking BRI serta fasilitas EDC dan Mini ATM BRI
- Phone Banking BRI dengan nomor 14017,
Penabung Tabungan BRI BritAma juga secara otomatis dapat diikutkan pada setiap program Undian Berhadiah Tabungan BRI BritAma dan e Banking BRI sesuai syarat dan ketetntuan yang berlaku.
Selain itu Tabungan BRI BritAma Junio dapat dimanfaatkan sebagai tabungan perencanaan (jangka panjang) dengan cara orang tua menempatkan sejumlah dana tertentu (kelipatan Rp. 25 juta) untuk kebutuhan jangka panjang (> 6 bulan). Dengan mengikuti program tabungan perencanaan ini akan langsung mendapatkan hadiah menarik berupa Cash Bonus Junio, yaitu uang tunai yang langsung diterima didepan. Orang tua juga dapat memanfaatkan fasilitas Automatic Funds Transfer (AFT) jika ingin menambah saldonya setiap bulan. Fasilitas AFT ini memudahkan orang tua untuk mengalokasi dananya kepada anak setiap bulannya.
Promo
Nasabah BRI Junio akan mendapatkan promo, sebagian besar terutama wahana bermain, entertainment centers, lembaga pendidikan, kursus musik dan lembaga pengembangan bakat. Promo berupa potongan atau discount hingga ketersediaan layanan secara gratis.
3.2 Variabel Evaluasi
Evaluasi terhadap para nasabah Britama Junio dalam tulisan ini dilakukan di BRI Cabang Bogor Padjajaran, termasuk di dalamnya Kantor Unit dan Kantor Cabang Pembantu.
Evaluasi yang dilakukan kepada nasabah terhadap produk Britama Junio, bahwa mereka memilih produk tabungan berdasar pada beberapa variabel seperti :
Desain, Bentuk, Warna, Kemasan Buku Tabungan dan Kartu ATM
Terkait hal ini bahkan beberapa nasabah rela untuk menunggu adanya persediaan untuk tabunganBritama Junio dengan Desain, Bentuk, Warna, Kemasan tertentu. Contohnya yang bergambarkan kartun Superman, dari pihak logistik mencatat bahwa untuk produk ini yang banyak diminati oleh nasabah.
Fitur/Fasilitas
Kemudahan untuk mendapatkan akses seperti nasabah BRI biasa juga merupakan satu pilihan lain. Orang tua yang terbiasa mendapatkan dan menggunakan layanan BRI akan lebih mudah melakukan pembelajaran bagi anak – anak mereka.
Promo
Tersedianya promo sepanjang tahun untuk masuk ke wahana bermain serta entertainment centers (timezone, dufan/ancol, jungle) tertentu juga menjadi pilihan bagi nasabah memilih produk ini. Potongan hingga 30% untuk mengikuti lembaga belajar yang cabangnya tersebar hingga lingkungan perumahan memudahkan nasabah yang ingin mengikutsertakan anaknya dalam bimbingan belajar tambahan.
3.3 Variabel Keyakinan Normatif
Keluarga
Hingga akhir 2009 jumlah nasabah BRI mencapai 40 juta rekening. Ini berarti target segmen pasar terutama untuk keluarga masih terbuka lebar. Dengan perkiraan minimal satu keluarga dengan 2 anak maka, dipastikan tambahan satu rekening sudah pasti didapat melalui pengaruh keluarga. Loyalitas nasabah BRI terutama untuk PNS, karyawan BUMN dan utamanya pensiunan bisa menjadi bukti bahwa salah satu faktor pendukung anak atau cucu mereka menjadi nasabah tabungan Britama Junio.
Sales/Marketing
Program untuk mendapat nasabah melalui program di Mal merupakan daya tarik tersendiri untuk menggaet calon nasabah. Dengan jadwal tetap selama akhir pekan dan libur hari besar, program ini mampu menarik nasabah yang tertarik dengan stand dan juga bonus hadiah langsung saat membuka tabungan. Ditambah kemudahan untuk membuka tabungan dengan Rp. 250.000, program jemput bola ini dinilai efektif.
Program lain yang dijalankan adalah kerjasama dengan yayasan yang memiliki cabang tingkat pendidikan dari TK hingga perguruan tinggi. Adanya program yang dilakukan baik seminar maupun stand permainan mampu menarik minat orang tua murid mengikutsertakan anaknya menjadi nasabah.
Teman/Sesama Siswa atau Murid Sekolah
Mouth to mouth marketing merupakan salah satu pola penjualan dengan minim biaya. Disadari atau tidak anak – anak sekolah atau yang tergabung dalam komunitas menjadi tenaga penjual dan marketing secara tidak langsung. Sifat keingintahuan anak – anak ini memungkinkan mereka mencari informasi lebih banyak terkait produk tabungan Britama Junio dan menjadi nasabah.
3.4 Variabel Motivasi
Beberapa motivasi utama dari para nasabah untuk mengambil produk Britama Junio adalah :
Keluarga
Banyaknya payroll gaji baik PNS, Karyawan BUMN dan TNI/Polri melalui BRI menjadi faktor utama hal ini. Banyak orangtua yang sering melakukan transaksi di BRI mengikutsertakan anak mereka menjadi nasabah tabungan Junio.
Sales/Marketing
Jumlah nasabah yang didapat dari program yang dilakukan divisi sales/marketing sangat signifikan. Untuk hari libur besar dan terutama hari libur sekolah, untuk kota besar seperti Jakarta dan Bogor minimal satu lokasi program (stand, booth, atau seminar) bisa memperoleh nasabah hingga 150 nasabah potensial.
Beberapa yayasan pendidikan juga melakukan kerjasama dengan cara memberi kemudahan bagi siswa mereka untuk menjadi nasabah melalui pemotongan uang sarana pendidikan menjadi biaya daftar tabungan, ini dikarenakan adanya kerjasama pinjaman yang diberikan BRI kepada yayasan pendidikan tersebut untuk pengembangan usaha sarana dan prasarana pendidikan.
4. Penutup
Sebulan setelah peluncuran awal tabungan Britama Junio 23 Juni 2009, tercatat telah ada 6.541 kartu ATM BritAma Junio yang dikeluarkan. Jumlah saldo yang tercatat pada rekening tabungan BritAma Junio secara total pada akhir hari 23 Juni 2009 adalah sebesar Rp 10,2 miliar. BRI menargetkan Britama Junio bisa mengumpulkan DPK hingga Rp 500 miliar atau 200.000 rekening yang rata-rata isinya Rp 2,5 juta dalam jangka waktu satu setengah tahun ke depan.
Studi Kelayakan Bisnis - Tahapan Studi Kelayakan Bisnis Rental
I. Latar Belakang
Bisnis yang dikaji studi kelayakan bisnisnya adalah bisnis rental. Bisnis rental adalah bisnis jasa untuk menyewakan dalam batas waktu tertentu suatu produk baik bergerak maupun tidak bergerak dengan kesepakatan awal yang diketahui pihak pemberi sewa dan penyewa.
Jenis rental yang dipilih bila diklasifikasikan berdasarkan : produk, biaya, lokasi dan waktu.
II. Invention of Idea (Penemuan Ide/Gagasan)
Tahapan ini merupakan tahapan dimana produk atau jasa dari bisnis dianalisa apakah bersifat menguntungkan atau tidak.
Ada dua bisnis rental yang dikaji dalam laporan studi kelayakan bisnis ini :
a. Bisnis rental computer
b. Bisnis rental motor
Dalam tahapan pertama ini bisnis akan dikaji dari segi keuntungan yang akan didapat bila sudah dijalankan dan dikembangkan. Dengan kata lain proyek bisnis harus bersifat menguntungkan.
a. Bisnis rental computer
Produk yang akan direntalkan adalah computer. Produk tambahan yang bisa dipasarkan adalah akses internet, print (cetak), scan (pindai), dan pengetikan. Bisnis ini akan bersifat sangat menguntungkan bila memilih lokasi yang tepat, dengan kata lain bisnis ini tergantung sekali dengan lokasi tempat usaha. Lokasi seperti sekolah dan kampus merupakan tempat yang strategis. Dikarenakan lokasi di Bali, maka salah satu sasaran utama bisnis adalah mencari tempat dekat universitas. Dengan tolak ukur universitas udayana saja, harga sewa lokasi 100 meter dari kampus berkisar 2 hingga 3 juta per bulan. Ini merupakan hal yang memberatkan bisnis ini. Untuk peralatan sebenarnya bisa disiasati karena banyaknya barang murah dari cina. Untuk 3 unit computer berkisar 12 juta, peralatan tambahan kurang lebih 8 juta.
b. Bisnis rental motor
Produk yang direntalkan adalah kendaraan roda dua atau sepeda motor. Tidak ada produk tambahan yang dipasarkan dalam bisnis ini. Bisnis ini akan bersifat menguntungkan dikarenakan lokasi dari bisnis adalah sentra pariwisata yaitu Bali. Untuk memudahkan para penyewa kendaraan, maka motor yang disewakan adalah motor automatic atau dikenal lebih luas motor matic. Dengan kediaman pebisnis di daerah kuta dan legian ini merupakan hal yang menguntungkan dalam hal lokasi, dengan kapasitas simpan hingga 10 motor.
Dengan investasi dasar motor yang akan disewakan terdiri atas motor baru sebanyak 6 buah dan motor bekas 4 buah. Dengan harga satu motor matic baru senilai 13 juta dan harga motor matic bekas 8 juta serta service untuk semua motor senilai 3 juta. Total semua modal 113 juta. Dengan sewa motor per setengah hari 50 ribu dan perkiraan semua motor habis disewakan maka penghasilan per hari dipotong bahan bakar 400 ribu. Dikalikan dengan 1 bulan maka nilai 12 juta sudah didapat untuk sewa setengah hari. Ini belum termasuk bila masuk weekend dan hari libur besar.
III. Research ( Penelitian )
Dalam tahapan ini penelitian lebih mendalam dari bisnis dilakukan dengan metode ilmiah.
a. Bisnis Rental Komputer
Berdasar data dari Dinas Pendidikan Kuta, jumlah universitas di Kuta terdiri atas 2 universitas pemerintah / negeri dan 4 universitas swasta. Sasaran utama bisnis ini lebih difokuskan pada pendidikan tinggi dikarenakan konsumsi mereka terkait segala hal terkait computer lebih tinggi. Dari 6 universitas tersebut, dengan memakai ukuran jarak 100 meter dari kampus didapatkan kisaran harga sebagai berikut :
Universitas A : 1.500.000
Universitas B : 2.000.000
Universitas C : 2.500.000
Universitas D : 750.000
Universitas E : 1.000.000
Universitas F : 900.000
Ada satu tempat yang dirasakan potensial yaitu universitas A, ini dikarenakan kedekatan dengan beberapa pihak di kampus tersebut. Dengan jumlah mahasiswa kampus ini sekitar 3000 orang [data kampus 2010], dan berdasar data dari pebisnis rental bahwa konsumen minimal 10 orang per hari dengan jasa sewa 5000 untuk computer saja maka selama sebulan maka nilai sewa sekitar 600.000.
b. Bisnis rental motor
Data dari ikatan UMKM Kuta didapatkan bahwa ada 20 jenis UMKM rental motor. Satu hal diferensiasi produk yang dimiliki adalah usaha yang dilakukan pebisnis hanya menyewakan motor jenis matic saja. Lokasi yang dimiliki adalah milik sendiri dan terletak di pusat kota kuta. Data pergerakan wisatawan per hari adalah 500 - 1000 orang (Kelurahan Kuta Baru). Dengan pasaran per sewa 50 – 70 ribu per hari dan diferensiasi produk dengan pertambahan nilai maka bisnis ini cukup menjanjikan.
IV. Evaluation (Evaluasi)
a. Evaluasi usulan proyek yang akan didirikan
Evaluasi rental computer
Harga lokasi dan murahnya perangkat computer adalah penghalang utama bisnis ini. Dengan semakin murahnya harga computer maka pemilik pribadi perangkat kompuer semakin banyak, terlebih mahasiswa yang selalu ingin update dan fashionable.
Evaluasi rental motor
Lokasi yang dimiliki sendiri dan diferensiasi produk yang dimiliki adalah salah satu keunggulan bisnis ini . SDM yang dimiliki sudah terlatih dalam bisnis automotif karena sudah berhasil menjalankan bisnis auto wash juga di kawasan kuta Bali. Dengan prinsip bisnis yang terpisah maka bisnis ini diharapkan dapat mengembangkan diri sendiri tanpa terikat dengan bisnis awal.
b. Evaluasi proyek yang sedang dibangun
Bisnis rental komputer
Belum ada hal yang dikembangkan untuk bisnis ini, masih ada di posisi survey dan STP (Segmenting, Targeting, Positioning).
Bisnis rental motor
Lokasi untuk bisnis sudah tersedia , termasuk gudang penyimpanan dan showroom display. Yang belum sepenuhnya ada hanya unit motor dengan total pengembangan tahap pertama 10 unit.
c. Evaluasi proyek yang sudah berjalan / dioperasikan secara rutin.
V. Pengurutan feasible project proposal
Untuk urutan dari feasible project dari dua bisnis yang telah dievaluasi di atas maka :
a. Bisnis rental motor
b. Bisnis rental computer
Banyak keterbatasan dari pebisnis bila ingin melakukan usaha di bidang rental computer, salah satunya adalah ketidaktahuan tentang computer dan sulitnya pemilihan lokasi. Walaupun dana yang dikeluarkan lebih sedikit dibanding bisnis rental motor akan tetapi rental computer pemasukannya pun tidak terlalu baik untuk cash flow pengembangan perusahaan .
VI. Implementation Plan
Bisnis yang akan dijalankan adalah bisnis rental motor. Dalam tahap implementasi maka perumusan lebih terkait dengan proses pekerjaan dan pengembangan bisnis.
Jenis- jenis Pekerjaan
Perumusan rencana pembangunan rental motor
Di tahap ini dilakukan rencana dasar terutama pembuatan proposal bisnis untuk pihak ketiga baik internal maupun eksternal.
Pembelian sumber daya (motor)
Dana awal yang dimiliki oleh pebisnis adalah Rp. 50.000.000. Untuk dana awal yang dimiliki mencukupi untuk pembelian 3 buah motor matic baru. Sisa dari kebutuhan motor akan dipenuhi setelah proposal ke pihak ketiga disetujui.
Pemilihan sumber daya manusia (SDM)
Tenaga pelaksana adalah sebanyak 3 orang di luar pemilik. 1 orang sebagai tenaga administratif dan 2 orang pelaksana teknis.
Waktu untuk jenis pekerjaan
| Jenis Pekerjaan | Tanggal (Tahun 2011) |
| Persiapan lokasi showroom | Januari |
| Pembelian 7 Unit Motor | Januari |
| Pelatihan Tenaga Teknis | Januari |
| Pemasaran via online | Januari |
| Pemasaran via pamflet dan spanduk | Februari |
| Maintenance Unit | Maret |
| Evaluasi bisnis Triwulan | Maret |
Jumlah dan kualifikasi tenaga pelaksana
Kualifikasi tenaga untuk segi administratif adalah mampu melakukan pembukuan dan menggunakan computer. 2 orang pelaksan teknis mampu menangani kerusakan mesin motor dan melakukan perawatan rutin.
Ketersediaan dana dan sumber daya lain
Total dana yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
Motor Rp. 113.000.000
SDM Rp. 36.000.000
Lokasi Tidak memerlukan biaya
Izin usaha Rp. 2.000.000
Sumber daya lain
Sumber daya yang sudah dimiliki adalah lokasi dan pengalaman serta keahlian otomotif dari pebisnis.
Kesiapan manajemen
Kesiapan manajemen dapat dilihat dari proposal bisnis yang diajukan serta bisnis yang sudah berhasil dijalani yaitu cuci steam “Kuta Wash”. Bisnis ini sudah berhasil dengan segmentasi pencucian motor rental dan pribadi. Kredibilitas pengusaha dapat dilihat dari bisnis yang sudah berhasil berjalan baik. Dua institusi sudah membantu pemodalan dan pengembalian pun berjalan baik.
VII. Operational Stage
Keuangan
Untuk tahap awal keuangan akan dikelola oleh pemilik dengan menggunakan tenaga pinjaman dari perusahaan “Kuta Wash”.
Marketing
Tenaga pemasaran untuk tiga bulan pertama dilakukan langsung oleh karyawan teknis.
Pemasaran online : Pemasaran online disiapkan melalui sebuah website yang sudah disiapkan per november 2010. Di website dinas pariwisata bali, pemasaran dilakukan melalui link afiliasi dengan “Kuta Wash”.
Pemasaran langsung : Promo awal untuk sewa dengan harga 40 ribu, dan tanpa minimum hari sewa selama bulan januari. Sifat antar jemput pun bisa dilakukan dengan penambahan nilai sewa 10 ribu.
Produksi/Operasi
Total unit yang dikelola adalah 10 unit motor.
Dua orang yang bertanggung jawab sebagai staff teknis.
Analisa segi teknis adalah maintenance secara rutin dilakukan per bulan.
Maintenance tiga bulanan adalah untuk penggantian sparepart dan tune up mesin.
SDM
Pelatihan untuk SDM teknis selama 3 bulan yang dilakukan dari bulan september 2010. Pelatihan pemasaran untuk semua SDM akan dilakukan per Desember 2010, dengan konsultan dari dinas UMKM Bali (Free of charge – Program Pemerintah).
Evaluasi SDM akan dilakukan per tiga bulan oleh pemilik langsung.
Manajemen
Manajemen akan dikelola oleh pebisnis sendiri. Keseluruhan operasional akan dipegang langsung oleh pemilik.